banner 728x250
Berita  

Tatap Porprov 2026, Wushu Kutai Timur Gelar Muskab untuk Perkuat Organisasi dan Prestasi

​SANGATTA – Bertempat di Sekretariat Wushu Kutai Timur, Jalan KH. Dewantara, Sangatta, Pengurus Kabupaten (Pengkab) Wushu Kutai Timur resmi menyelenggarakan Musyawarah Kabupaten (Muskab) pada Selasa (12/5). Agenda utama ini difokuskan pada penguatan struktur organisasi sekaligus pemantapan strategi demi meraih target prestisius di masa depan.

​Mewakili Ketua Umum Pengprov Wushu Kaltim, Sekretaris Umum Sopian Nur menekankan bahwa konsolidasi ini merupakan langkah strategis pasca-Musprov tahun lalu. Ia optimistis Kutai Timur mampu berbicara banyak di ajang Porprov VIII di Kabupaten Paser mendatang.

​”Melihat rekam jejak sebagai peringkat kedua di kualifikasi Porprov Samarinda, target menjadi juara umum sangat realistis. Kami ingin memastikan pembinaan atlet tetap berada pada jalur yang benar,” ungkap Sopian.

​Ia juga memuji kontribusi atlet lokal yang telah bersaing di level nasional, mulai dari Kejurnas hingga Popnas 2025.

​Pemerintah Kabupaten melalui Dispora Kutai Timur memberikan tantangan besar bagi kepengurusan baru. Sekretaris Dispora, Muhammad Misbahul Choir, menyatakan bahwa Wushu adalah salah satu cabang olahraga unggulan.

​Target Porprov Paser: Wushu diharapkan meraih predikat Juara Umum.

​Target Daerah: Membantu Kutai Timur menembus posisi tiga besar klasemen umum provinsi.

​Di sisi lain, Wakil Ketua 5 KONI Kutai Timur, Supiansa, mengingatkan pentingnya aspek legalitas. Mengingat Porprov akan bergulir pada November 2026, validitas SK kepengurusan menjadi kunci utama dalam proses administrasi pendaftaran atlet agar tidak terjadi kendala teknis.

​Ketua Panitia, Opniel Untung T, menjelaskan bahwa Muskab ini merupakan amanat AD/ART organisasi untuk mengevaluasi kinerja masa bakti 2022–2026. Selain pemilihan ketua baru untuk periode 2026–2029, forum ini juga menyoroti pengembangan kualitas atlet.
​Fokus Utama: Peningkatan kualitas pada nomor seni (Taolu) yang memerlukan persiapan lebih kompleks.

​Dengan sarana sekretariat yang memadai, kepengurusan terpilih nantinya diharapkan mampu menciptakan stabilitas internal sehingga para atlet dapat fokus sepenuhnya dalam mengejar medali emas di setiap kompetisi.(Am)