banner 728x250 banner 728x250

Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kutai Timur Seleksi Pemain Sepak Takraw Pelajar, Persiapan Pekan Olahraga Pelajar (POPDA) Kalimantan Timur XVI di Kabupaten Paser

Sangatta, pelitapost.com – Menjelang Pekan Olahraga Pelajar (POPDA) Kalimantan Timur XVI di Kabupaten Paser (21-27 November 2021) Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kutai Timur Melakukan seleksi pemain sepak takraw pelajar.

Seleksi tahap pertama atlet pelajar Sepak takraw Kutai Timur dilaksanakan di lapangan STQ (Taman Bersemi Sangatta) Jumat, 24 September 2021.

Peserta seleksi berasal dari beberapa Kecamatan di Kutai Timur, Bengalon, Teluk Pandan dan Sangatta Selatan. Seleksi tahap pertama 8 atlet yang berasal dari Kecamatan Bengalon 5 orang dan Teluk Pandan 3 Orang sedangkan dari Sangatta Selatan belum sempat hadir.

Seleksi sendiri dikawal langsung oleh kepala pelatihan PSTI Kutai Timur Selvin Bunga Rante di saksikan oleh ketua PSTI Kutai Timur Jepi Darsono beserta bendahara Sukri dan unsur pengurus lain dari perwasitan Abd Rahman, syarifuddin dan Binpres Rahman.

“Seleksi tahap pertama dilakukan dengan melihat sejauh mana penguasaan bola oleh para atlet dilanjutkan dengan game untuk menentukan posisi para atlet”ungkap Selvin selaku kepala pelatihan PSTI Kutai Timur

Lebih lanjut selvin sapaan akrab ibu 2 anak ini mengatakan bahwa minggu depan akan dilanjutkan seleksi tahap 2

“Seleksi tahap selanjutnya akan dilaksanakan pekan depan (jum’at, 01/10/2021) sekaligus penentuan siapa-siapa yang lolos untuk mewakili Kutai Timur dalam POPDA XVI  Kalimantan Timur”.terangnya

Adapun nama-nama atlet pelajar Sepak Takraw yang mengikuti seleksi tahap pertama:
Tepian Baru Bengalon

  1. Marianus Dakosta
  2. Ivan Samsuriyadi

Sepaso Bengalon
1.Rizal Mahdi

  1. Fadhil
  2. Rudy

Teluk Pandan

  1. Candra
  2. Andi Saputra
  3. Muhlis

Ketua PSTI Kutai Timur Jepi Darson, tidak menyangka dan sekaligus bangga karena di Kecamatan terdapat atlet sepak takraw pelajar, karena selama ini yang ada dilihat hanya di Ibu Kota Kabupaten.

“Saya selaku ketua PSTI Kutai Timur yang baru kaget dan sekaligus bangga melihat potensi atlet sepak takraw yang masih belia berasal dari Kecamatan di luar ibu kota Kutai Timur, saya berharap ini terus berkembang dan Kutai Timur bisa jadi lambung atlet Sepak Takraw Kutai Timur, sesuai harapan wakil Bupati Kutai Timur” Terangnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *