banner 728x250 banner 728x250

Pemkab Kutim Melalui DP3A Perhatikan Pola Asuh Anak di Era Sekarang

Sangatta, pelitapost.com – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui DP3A (Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) turut mengambil sikap untuk memperhatikan pola asuh anak di era sekarang.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Seskab Kutim Poniso Suryo Renggono, mengatakan bahwa mendidik anak sesuai dengan zamannya itu sangat penting dilakukan agar kedepannya dapat terbentuk karakter penerus bangsa yang mumpuni dan berkualitas.

“Anak-anak ini hidup dizaman yang sangat berbeda dengan orang tua kita dulu. Maka mendidiknya harus sesuai dengan zamannya. Karena, mereka merupakan investasi masa depan suatu bangsa. Kualitas negara itu ditentukan anak bangsa sebagai generasi penerus,” ungkapnya.

Didalam seminar yang digagas DP3A Kutim ini, mereka yang sudah atau belum memiliki anak diberikan sejumlah pemahaman betapa pentingnya membangun sebuah hubungan emosional yang baik antara orang tua dan anak.

Dengan hubungan emosional yang baik, anak-anak diharapkan lebih terbuka pada orang tuanya. Sehingga hal itu membantu anak-anak usia muda menghindari bahaya narkoba, pergaulan bebas dan bahaya lingkungan lainnya.

“Seminar ini, salah satu upaya pemerintah meningkatkan kualitas keluarga mewujudkan kesetaraan gender dan hak anak di Kutim,” jelas Poniso mewakili Bupati Ardiansyah Sulaiman di Ruang Meranti Kantor Bupati, Kabupaten Kutim.

Menurut Poniso,anak adalah amanah dari Allah yang perlu dijaga. Tidak hanya keselamatan dan kesehatan secara jasmani saja yang harus diperhatikan, tetapi anak-anak juga perlu mendapatkan kesehatan secara mental.

Berdasarkan alasan tersebut, maka Pemkab Kutim menyelenggarakan seminar parenting pada Kamis (17/11/2022) dengan mengangkat tema ‘pentingnya pola asuh yang benar dalam membentuk karakter anak’.

Selain itu, kepentingan utama untuk tumbuh dan berkembang dalam kehidupan harus diperoleh oleh anak. Hal ini harus menjadi prioritas dan perhatian semua pihak. “Anak harus mendapat pemenuhan dasar yang di mulai dalam lingkungan keluarga,” tegasnya.

Ia menegaskan bahwa parenting sangat penting karena ini berhubungan dengan cara polah asuh mendidik anak. Orang tua akan mengetahui bagaimana caranya memberikan perlindungan, perawatan dan mengamati perkembangan yang sehat pada anak.

“Tujuannya, untuk membesarkan anak hingga mandiri. Tidak menjadi beban bagi orang lain serta bisa memberikan manfaat bagi orang tua dan orang lain,” bebernya.

Pada hari ini, ia mengajak seluruh orang tua yang ada di Kabupaten Kutim untuk tidak pernah berhenti belajar. Pasalnya, tidak mampunya seseorang mengasuh anak akan menyebabkan perilaku anti sosial dikemudian hari.(*)