banner 728x250 banner 728x250

Ikit JIK dan JoiNus 2023, Stand Cap Jempol Kutim Juara Tiga

SAMARINDA – Stan pameran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Timur (Disdikbud Kutim) akhirnya dinobatkan sebagai terbaik tiga Di Jambore Inovasi Kalimantan (JIK) dan Jambore Inovasi Nusantara (JoiNus). Disdikbud Kutim mengikuti egiatan dimaksud sejak 28 – 31 Agustus 2023 di Convention Hall Samarinda.

“Alhamdulillah dan bersyukur Cap Jempol Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Timur menjadi juara ketiga stand pameran terbaik,” kata Kabid Pembinaan PAUD dan PNF Achmad Junaedi B Disdikbud Kutim usai menerima penghargaan yang diserahkan Sekretaris Provinsi Sri Wahyuni didampingi Kepala Dinas Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kaltim Nina Dewi di Convention Hall Rabu (30/8/2023).

Pada kesempatan itu Asisten Administrasi Umum Sesprov Kaltim Riza Indra Riadi yang hadir di stand Cap Jempol Kutim memberikan ucapan selamat, kepada tim Cap Jempol yang meraih stand terbaik ketiga JIK.

Menurut Riza Indra Riadi Cap Jempol Kutim sangat bagus dan perlu terus didukung. Karena memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.

“Ini sangat baik, karena warga belajar ini didatangi bukan mereka yang datang. Itu namanya konsep bagus, sehingga harus kita dukung dan kembangkan terus supaya bisa memajukan pendidikan di Kaltim dan Kutim pada umumnya,” kata Riza Indra Riadi yang pada pukul 10.30 WITA mewakili Gubernur Kaltim Isran Noor membuka JIK dan JoiNus 2023.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim Syafranuddin turut menambahkan. Dia mengatakan, program Cap Jempol Kutim memang bagus dan patut diapresiasi.

“Karena memudahkan masyarakat untuk mendapatkan sebuah sertifikat dan ijazah dalam pendidikan non formal,” kata Syafranuddin.

Cap Jempol ini sejalan dengan program-program Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim. Program ini sangat membantu meningkatkan sumber daya manusia di Kaltim dan Kutim khususnya. Tak lupa ia pun mengucapkan selamat kepada tim Cap jempol binaan Pendidikan PAUD dan PNF Disdikbud Kutim yang telah meraih prestasi.

Kegiatan ini akhirnya ditutup oleh Sekretaris Provinsi Sesprov Sri Wahyuni mewakili Gubernur Kaltim Isran Noor. Hadir Di acara penutupan yakni Kepala BPSDM Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri RI) Sugeng Hariyono, Kepala BPSDM Kaltim Nina Dewi serta pejabat terkait yang kemudian penandatanganan komitmen bersama.

Usai menerima penghargaan Achmad Junaedi mengaku bersyukur bisa mengikuti rangkaian kegiatan JIK dan JoiNus 2023 dengan membawa Cap Jempol. Menurutnya kegiatan jambore ini mengusung azas manfaat inovasi. Khusus Disdikbud Kutim baru satu tahun mengagas Cap Jempol dan manfaatnya sudah cukup dirasakan masyarakat.

Salah satu contohnya, kata dia, adalah program jangka pendek SKB Kutim yang semula jumlah muridnya hanya sekitar 300, namun dengan adanya layanan Cap Jempol ini meningkat menjadi 900 warga belajar. Dia juga bersyukur selama ini mendapat dukungan dari para pihak. Mulai dari dunia industri, usaha hingga lingkup kerja.

JIK dan JoiNus 2023 menjadi gelaran Lembaga Administrasi Negara (LAN) dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) melalui BPSDM Kaltim Dinas Pendidikan.