
SAMARINDA– Upaya Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Seno Aji, meminta bantuan pemerintah pusat untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mendapat respons positif. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Pemerintah Australia menyiapkan pengerahan pesawat *water bombing* untuk membantu pemadaman kebakaran di sejumlah wilayah Kaltim.
Pesawat dijadwalkan tiba di Balikpapan pada 5 November 2026 dan mulai beroperasi pada 6 hingga 12 November 2026. Operasi udara tersebut diprioritaskan untuk menangani titik-titik kebakaran di Kabupaten Paser, Kota Samarinda, dan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
Bantuan ini merupakan tindak lanjut pertemuan Seno Aji dengan Kepala BNPB, Letjen TNI Kristomei Sianturi, di Jakarta pada 29 Oktober 2026. Dalam pertemuan tersebut, Seno meminta dukungan pesawat pemadam kebakaran untuk menjangkau lokasi karhutla yang sulit diakses melalui jalur darat.
Permintaan tersebut kemudian ditindaklanjuti melalui koordinasi BNPB, Kedutaan Besar Australia, BMKG, BPBD Kaltim, BPBD Balikpapan, serta Lanud Dhomber pada 3 November 2026.
Dalam skema bantuan tersebut, Australia menyiapkan sekitar 20 personel yang terdiri dari kru pesawat dan tenaga teknis. Sementara itu, BPBD Kaltim bertugas memastikan kesiapan operasional, termasuk pemetaan titik kebakaran dan penyediaan pasokan air.
Bendali Balikpapan disiapkan sebagai sumber air untuk mendukung pengisian tangki pesawat. BPBD Balikpapan juga akan menyiapkan armada mobil tangki untuk mengangkut air menuju apron Lanud Dhomber.
Seno Aji mengatakan, bantuan pesawat *water bombing* sangat penting untuk mempercepat penanganan karhutla, terutama di kawasan yang sulit dijangkau petugas pemadam dari darat.
“Kami berupaya agar penanganan karhutla di Kalimantan Timur bisa dilakukan lebih maksimal. Dukungan BNPB dan pemerintah Australia melalui pesawat *water bombing* ini sangat penting. Kami berharap operasi berjalan efektif dan tepat sasaran,” ujar Seno.
Ia juga mengapresiasi dukungan pemerintah pusat dan Australia serta menegaskan pentingnya sinergi lintas instansi dalam menghadapi bencana karhutla.
Melalui bantuan tersebut, Pemprov Kaltim berharap pemadaman kebakaran dapat berjalan lebih optimal sekaligus mengurangi dampak asap dan kerusakan lingkungan terhadap masyarakat.






