
SANGATTA – Peta persaingan memperebutkan kursi panas Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) periode 2026-2031 semakin menarik. Pengusaha perempuan, Charolina Laoh, secara resmi menunjukkan keseriusannya dengan mengembalikan formulir pendaftaran ke Sekretariat Panitia pada Senin (20/4/2026).
Penyerahan berkas yang diterima langsung oleh Panitia Pelaksana, Andi Agri, ini bukan sekadar formalitas administratif. Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa Charolina siap bertarung secara mental dan gagasan dalam Musyawarah Kabupaten (Mukab) mendatang.
Berbeda dengan kandidat lainnya, Charolina mengusung misi besar tentang representasi gender. Ia menegaskan bahwa sektor usaha di Kutim membutuhkan sentuhan kepemimpinan perempuan untuk menciptakan kebijakan ekonomi yang lebih berimbang.
”Saya ingin memastikan suara pengusaha wanita tidak hanya terdengar, tapi juga punya peran strategis dalam pengambilan keputusan. Ini adalah momentum untuk menunjukkan bahwa perempuan mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah melalui pimpinan organisasi,” ujar Charolina mantap.
Selain isu keterwakilan, Charolina membeberkan visinya untuk merombak wajah KADIN Kutim. Ia berambisi menjadikan organisasi ini sebagai wadah yang lebih lincah dan solutif bagi semua lapisan pengusaha, baik UMKM maupun korporasi besar.
Inklusivitas: Membuka ruang kolaborasi bagi seluruh pelaku usaha tanpa terkecuali.
Revitalisasi Peran: Menghidupkan kembali marwah KADIN sebagai mitra strategis pemerintah.
Transformasi Dinamis: Mendorong organisasi agar lebih proaktif dalam menjemput peluang ekonomi baru.
Kehadiran Charolina Laoh diprediksi akan menjadi magnet baru dalam dinamika pemilihan kali ini. Dengan membawa semangat kepemimpinan yang lebih segar dan inklusif, ia optimis mampu membawa angin perubahan bagi kemajuan pengusaha lokal di Kutai Timur.(*)


