banner 728x250
Kukar  

Gratis, Disdikbud Kukar Ajak Warga Ikut Program Paket A, B, dan C untuk Tingkatkan IPM

TENGGARONG – Bagi warga yang ingin memiliki ijazah SD, SMP, atau SMA, tidak perlu khawatir, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) punya solusinya. Disdikbud Kukar mengajak warga untuk mengikuti program pendidikan kesetaraan paket A, B, dan C secara gratis.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan rata-rata lama sekolah, yang merupakan salah satu komponen Indeks Pembangunan Manusia (IPM). IPM adalah salah satu indikator kesejahteraan masyarakat, yang menggabungkan beberapa aspek, seperti kesehatan dan pendidikan.

“Kalau dihitung rata-rata lama sekolah penduduk Kukar itu rata-rata semuanya baru lulus SMP, sekitar 9,3 tahun. Nah, kita ingin mendorong itu, karena yang dihitung rata-rata lama sekolah itu ijazah yang dimiliki warga,” ujar Kepala Bidang Paud dan PNFI Disdikbud Kukar, Pujianto, Rabu (8/11/2023).

Program paket A, B, dan C sangat cocok untuk warga yang sibuk atau berada di daerah terpencil. Warga bisa belajar kapan saja, di mana saja, dan dengan cara apa saja. Warga juga bisa memilih belajar secara daring atau menggunakan modul.

“Kalau mereka pekerja bisa diatur waktunya, itu semua sesuai kesepakatan. Bisa seminggu berapa kali, hari apa, jam berapa. Kalau tidak ada waktu sama sekali ada daring, ada sistem modul. Semua sudah kita siapkan,” paparnya.

Tutor yang mengajar dalam program paket A, B, dan C adalah guru atau mahasiswa yang baru lulus. Jika ada warga yang berada jauh dari lokasi lembaga belajar, tutornya yang akan datang langsung ke lokasi mereka.

Pujianto berharap, program paket A, B, dan C bisa menarik minat warga untuk meningkatkan kualitas pendidikannya. Ia menargetkan, hingga akhir tahun ini, ada 9 ribu warga yang mengikuti program tersebut.

“Sekarang sudah 7 ribu, mudah-mudahan target itu bisa tercapai. Kalau untuk semuanya selesai itu mustahil, tapi kalau mengurangi itu pasti,” pungkasnya. (Adv)