banner 728x250

Bupati Ardiansyah ‘Acungi Jempol’ Pesta Karya SMPN 1 Sangatta Utara

Sangatta – Pesta Karya SMPN 1 Sangatta Utara ke IX dengan tema “KBUM MUTIARA BANGSA” telah mendapat apresiasi dari Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman. Acara ini mengusung konsep “Kelompok belajar usaha mandiri, unggul, teguh iman akhlak, ramah, bersih, anggun, dan santun,” yang dianggap sebagai langkah inovatif.

Kegiatan tahunan ini digelar pada Senin (30/10/2023) di Halaman SMPN 1 Sangatta Utara.

Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah menekankan bahwa inisiatif ini telah memberikan kesempatan bagi siswa untuk berkreativitas dan berinovasi. Ia merasa penting untuk memberikan ruang dan waktu kepada siswa untuk berkreasi dan inovasi, karena ini dapat meningkatkan kemampuan intelektualitas dan kemandirian mereka.

“Ini adalah sebuah langkah inovatif yang telah diimplementasikan jauh sebelum kurikulum merdeka pelajar Pancasila diterapkan. Bahkan, sebelumnya, SMAN 1 Sangatta Utara juga telah melaksanakan kegiatan serupa,” ungkapnya.

Selain itu, Bupati Ardiansyah berharap bahwa kegiatan serupa dapat ditingkatkan dan diadopsi oleh Dinas Pendidikan tingkat kabupaten. Ia melihat ini sebagai langkah positif dalam mendukung inovasi dan kreativitas anak-anak sebagai cerminan dari kurikulum merdeka belajar.

“Kita berikan kepada siswa-siswa kesempatan ruang dan waktu untuk berkreasi dan inovasi.

Menurutnya, Secara tidak langsung siswa memiliki kemampuan kemandirian baik dalam meningkatkan kemampuan intelektualitas dan kemampuan inovasi di dalam menyesuaikan dengan kondisi dan keadaan.

Dengan agenda seperti ini, ia berharap siswa mampu meningkatkan ekonomi pribadinya atau kelompok kelasnya. Menurutnya, ini satu inovasi yang luar biasa.

“Tahun lalu sudah digagas sekilas oleh Komandan Kodim dengan lomba kesenian kreasi seni tari,musik dan suara antar pelajar, ini kalo bisa dinas pendidikan mampu melaksanakannya,” paparnya.

Bupati Ardiansyah juga berharap agar kegiatan serupa dapat ditingkatkan dan bahkan diadopsi oleh Dinas Pendidikan tingkat kabupaten.

“Saya berharap kegiatan kegiatan yang memungkinkan anak anak berinovasi lebih ditingkatkan, karena ini ajang mereka yang mencerminkan pelajar pancasila, inilah sekolah kurikulum merdeka belajar,” harapnya.