Pelitapost.com, KUKAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) berusaha meningkatkan perekonomian warga Desa Perjiwa, Kecamatan Tenggarong Seberang, dengan memberikan bantuan kepada para pembudidaya ikan.
Kepala Desa (Kades) Perjiwa, Erik Nur Wahyudi mengatakan rata-rata masyarakat yang tinggal di pinggiran Sungai Mahakam Desa Perjiwap memiliki keramba pribadi.
sektor perikanan ini mendapat dukungan dari Pemerintah Desa (Pemdes) Perjiwa dan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
“Kita banyak kelompok peternak ikan, rata-rata warga kita ini banyak yang tinggal di pinggir sungai, jadi mereka memiliki keramba masing-masing,” ucapnya, Kamis (09/05/2024).
Erik memaparkan, setiap tahunnya selalu ada bantuan yang disalurkan untuk satu kelompok pembudidaya ikan. Bantuan-bantuan tersebut akan disalurkan secara bergantian oleh pemerintah daerah, sehingga penyalurannya merata. Dan dapat meningkatkan produktivitas ikan para pembudidaya.
Bantuan yang disalurkan biasanya berupa bibit ikan nila, pakan, dan pembuatan keramba. Bantuan tersebut merupakan usulan dari warga yang kemudian diajukan ke DKP Kukar.
“Berdasarkan kebutuhan dari masyarakat kita mengusulkan, kita bikin proposal ke DKP, baru mereka memberikan bantuan,” jelasnya.
Menurut dia, budi daya ikan di Desa Perjiwa bisa membantu meningkatkan perekonomian warganya.
Dalam satu kali panen saja, satu kelompok pembudi daya ikan bisa menghasilkan hingga 300 kilogram (kg) ikan. Tak hanya dijual di wilayah Kukar saja, hasil panen ini biasanya dijual hingga Samarinda dan Bontang
“Dalam satu kali panen, satu kelompok budi daya di sini bisa menghasilkan ikan sebanyak tiga puluh kantong. Satu kantong berisi 10 kg, dari keramba milik satu kelompok saja,” pungkasnya. (Adv)













