banner 728x250 banner 728x250

Penggunaan Fueld Card dinilai Arfan Akan Tepat Sasaran

H. Arfan,SE,M.Si Wakil Ketua II DPRD Kutim (Istimewa)

Pelitapost.com,SANGATTA-Disejumlah daerah termasuk Kutai Timur (Kutim), telah menggunakan fuel card untuk pengisian bahan bakar minyak (BBM) kendaraan roda empat ke atas, khusus BBM jenis solar.

Fuel Card sendiri merupakan kartu yang digunakan untuk pembelian BioSolar bersubsidi. Dengan penggunaan Fuel Card diharapkan penyaluran BioSolar Bersubsidi dapat dilakukan secara tepat sasaran dan tepat jumlah

Selain itu, untuk mengurangi dan meminimalisir penyelewengan BBM bersubsidi. Adanya Fuel Card ini diyakini bisa tepat sasaran kepada yang layak menerima.

Terkait hal itu, Arfan selaku wakil ketua DPRD Kutim mengatakan bahwasannya yang berkepentingan baik dari Pemerintah Daerah ataupun PT Pertamina untuk melakukan sosialisasi terhadap masyarakat mengenai penggunaan Fueld Card

Tentunya, penerapan Fueld Card itu bisa langsung dipahami oleh seluruh masyarakat, mengingat dalam hal ini PT Pertamina bekerjasama dengan salah satu bank yaitu BRI, sudah barang tentu memerlukan proses dalam penerbitannya.

“Agak gaptek juga masalah itu, apalagi masyarakat saya kira memang mungkin butuh waktu, seperti sosialisasi atau memberikan pemahaman soal pembelian di pom bensin menggunakan Fueld Card,” jelas Arfan.

Selanjutnya, Arfan juga menyinggung eksekutif dan legislatif untuk bisa turut membantu masyarakat bila mengalami kendala. “Bisalah DPRD atau pemerintah memfasilitasi masyarakat,” ungkapnya.

Diketahui untuk mengurus Fueld Card apabila kehilangan diharuskan untuk mengadu ke kantor kepolisian setempat dan dilanjut ke Bank terkait yang telah bekerjasama dengan Pertamina, sementara untuk mengurus penerbitan kembali memerlukan waktu lebih dari satu atau dua hari.

Sebagai informasi, ada tiga jenis Fuel Card yang diterapkan, yakni warna biru, hijau dan merah. Biru diperuntukan untuk kendaraan roda empat dengan maksimal pembelian 40 liter per hari.

Kemudian warna hijau untuk roda enam dengan maksimal 60 liter per hari, terakhir warna merah untuk roda enam ke atas dengan maksimal 120 liter per harinya. (adv/lk)