banner 728x250
Berita  

Momentum Emas di Usia 69: Budianto Bulang Ajak Fokus Bangun SDM Kaltim

SAMARINDA – Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) memasuki usia ke-69 tahun. Menjelang peringatan usia ke-70 pada tahun mendatang, momen Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 ini dinilai sebagai titik refleksi sekaligus penguatan arah pembangunan daerah, khususnya dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing.

Anggota Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Timur dari Fraksi Partai Golkar, Budianto Bulang, menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah ke depan tidak cukup hanya ditopang oleh proyek-proyek fisik dan infrastruktur semata. Menurutnya, investasi paling strategis dan berkelanjutan adalah investasi pada manusia.

“Di usia 69 tahun ini, Kalimantan Timur sudah berada pada fase kedewasaan. Menjelang usia ke-70, kita harus semakin serius menempatkan pembangunan SDM sebagai prioritas utama,” ujar Budianto Bulang.

Budianto menilai, selama ini Kalimantan Timur dikenal sebagai daerah yang kaya akan sumber daya alam. Namun, tantangan ke depan menuntut perubahan paradigma pembangunan yang lebih menitikberatkan pada kualitas pendidikan, penguasaan keterampilan, serta pembentukan karakter generasi muda.

Ia menegaskan bahwa pembangunan fisik tanpa diimbangi peningkatan kualitas manusia berpotensi menimbulkan ketimpangan dan ketergantungan. Sebaliknya, SDM yang unggul akan mampu mengelola potensi daerah secara mandiri dan berkelanjutan.

“Gedung, jalan, dan infrastruktur bisa dibangun dalam waktu singkat. Tetapi membentuk manusia yang berkualitas membutuhkan proses panjang, konsistensi, dan komitmen bersama,” katanya.

Sebagai anggota Komisi I yang membidangi pemerintahan, hukum, dan sumber daya manusia, Budianto Bulang menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam menyiapkan generasi Kaltim yang mampu bersaing, tidak hanya di tingkat regional tetapi juga nasional.

Ia juga menyoroti peluang besar yang muncul seiring dengan hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur. Menurutnya, peluang tersebut harus dimanfaatkan secara maksimal oleh putra-putri daerah melalui peningkatan kualitas pendidikan dan keterampilan.
“Keberadaan IKN harus menjadi ruang belajar dan kesempatan bagi generasi muda Kaltim untuk tampil sebagai pelaku utama, bukan sekadar penonton di daerahnya sendiri,” tegasnya.

Lebih lanjut, Budianto mendorong penguatan sektor pendidikan formal maupun nonformal, termasuk pendidikan vokasi dan pelatihan keterampilan berbasis kebutuhan dunia kerja. Ia menilai, sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan dunia usaha sangat diperlukan agar lulusan yang dihasilkan benar-benar siap menghadapi tantangan zaman.

Selain aspek keterampilan, ia juga menekankan pentingnya pembentukan karakter generasi muda yang berintegritas, beretika, dan memiliki semangat kebangsaan.

“SDM unggul tidak hanya diukur dari kecerdasan, tetapi juga dari karakter dan mentalitasnya. Inilah yang harus dibangun secara seimbang,” ujarnya.

Budianto Bulang menegaskan komitmennya sebagai legislator untuk terus mendorong kebijakan, regulasi, dan penganggaran yang berpihak pada pembangunan manusia. Ia berharap, peringatan HUT ke-69 Provinsi Kalimantan Timur menjadi momentum penguatan kolaborasi antara legislatif, eksekutif, dan seluruh elemen masyarakat.

“Jika kita serius membangun SDM hari ini, maka Kalimantan Timur akan memiliki fondasi kuat untuk melangkah ke masa depan. Menjelang usia ke-70, inilah saatnya kita menegaskan arah pembangunan yang berorientasi jangka panjang,” pungkasnya.

Peringatan HUT ke-69 Provinsi Kalimantan Timur diharapkan tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi tonggak penting dalam memperkuat komitmen bersama membangun daerah melalui investasi terbaik: manusia Kalimantan Timur yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing.(AM)