banner 728x250
Berita  

KPC Perkuat Ketahanan Pangan Bengalon, Salurkan Bantuan Pertanian Rp200 Juta di Awal 2026

BENGALON – PT Kaltim Prima Coal (KPC) kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Di awal Januari 2026, KPC secara resmi menyerahkan bantuan sarana produksi pertanian (saprotan) kepada kelompok tani dan Pemerintahan Desa di Kecamatan Bengalon, dengan total nilai mencapai hampir Rp 200 juta.

Bantuan pertama diserahkan kepada Kelompok Tani (KT) Lembah Hijau di Desa Muara Bengalon. Bantuan berupa 60 sak Phonska Plus, 60 sak Urea Granul, 50 sak Pupuk NPK, 21 unit alat semprot manual, dan 100 liter racun rumput ini diterima langsung oleh Ketua KT Lembah Hijau, Ansyar. Nilai bantuan ini tercatat sebesar Rp 99.970.000.

“Terimakasih kepada KPC atas bantuan ini, semoga bermanfaat bagi warga kami dan berharap sinergi KPC dan Desa Muara Bengalon tetap dapat berlanjut, semoga KPC tetap sukses,” ucap M.Yusuf Kepala Desa Muara Bengalon yang turut hadir dalam serah terima bantuan.

Bantuan kedua giliran Pemerintah Desa Muara Bengalon yang menerima bantuan serupa untuk didistribusikan kepada warga RT 10. Bantuan pengadaan saprotan senilai Rp 100.000.000 itu diterima oleh Kepala Desa Muara Bengalon, Muh. Yusuf.

Bantuan ini diperuntukkan bagi pembelian berbagai kebutuhan pertanian seperti 500 bibit sawit, 105 pupuk NPK, 35 sprayer elektrik, 35 jerigen racun rumput serta biaya transportasi pendistribusian.

“Ini merupakan bentuk komitmen dari program pemberdayaan KPC kepada Desa Mitra Muara Bengalon, kami harap bisa menjadi suatu kebermanfaatan kepada warga Muara Bengalon khususnya di Kelompok Tani Lembah Hijau ,” tegas Supt. Comdev BCRD KPC, Naufal Fadhil.

“Komitmen KPC untuk berkontribusi pada pembangunan masyarakat sekitar tidak hanya di sektor pendidikan dan kesehatan, tetapi juga di sektor yang menjadi nadi kehidupan banyak keluarga, yaitu pertanian. Ini adalah bentuk kepedulian kami untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat,” tutup Naufal Fadhil.

Kedua penyerahan bantuan ini bukan sekadar aktivitas seremonial, melainkan wujud investasi sosial KPC dalam memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi kerakyatan di wilayah operasinya. Bantuan pupuk dan alat pertanian yang tepat guna diharapkan dapat meningkatkan produktivitas lahan dan efisiensi kerja para petani di Bengalon.

Dukungan kepada KT Lembah Hijau menunjukkan fokus KPC pada kelembagaan pertanian yang sudah terbentuk, sementara bantuan melalui pemerintah desa mencerminkan pendekatan kolaboratif dan partisipatif dengan otoritas lokal untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

Program CSR KPC bidang pertanian ini diharapkan mampu menciptakan multiplier effect. Peningkatan hasil panen tidak hanya meningkatkan pendapatan petani, tetapi juga menjaga ketahanan pangan lokal.

(*Tim BCRD)