TENGGARONG – Kurikulum Operasi Satuan Pendidikan (KOSP) adalah kurikulum yang disusun oleh satuan pendidikan berdasarkan standar nasional pendidikan dan kebutuhan peserta didik. KOSP harus sesuai dengan karakteristik dan potensi peserta didik, serta memperhatikan lingkungan dan budaya lokal.
Untuk memahami dan menyusun KOSP yang inovatif dan kreatif, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengadakan bimbingan teknis (bimtek) KOSP untuk jenjang SMP. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di daerah tersebut.
Bimtek KOSP SMP di Kukar dilaksanakan selama empat hari, mulai dari Senin (13/11/2023) hingga Kamis (16/11/2023) di Hotel Bumi Senyiur Samarinda. Kegiatan ini diikuti oleh 304 guru SMP yang berasal dari 20 kecamatan di Kukar. Kegiatan ini dibagi menjadi dua gelombang, masing-masing gelombang berlangsung selama dua hari.
Kepala Disdikbud Kukar Thauhid Aprilian Noor mengatakan, bimtek ini merupakan upaya untuk mengimplementasikan kurikulum yang sesuai dengan kebijakan merdeka belajar. Ia berharap, para guru dapat menciptakan suasana belajar yang nyaman dan menyenangkan bagi siswa.
“Kurikulum bukan hanya sekadar belajar saja, tapi harus diimplementasikan, sehingga dalam proses pembelajaran bisa lebih nyaman,” ujar Thauhid saat membuka kegiatan tersebut, Senin (13/11/2023).
Ia juga menilai, hal ini penting untuk meningkatkan motivasi dan minat belajar siswa. Ia meminta, agar para guru tetap mengacu pada kurikulum inti dan kurikulum dasar yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
“KOSP ini bukan berarti mengubah kurikulum inti dan kurikulum dasar, tetapi lebih kepada pengembangan dan penyesuaian kurikulum dengan kebutuhan peserta didik. Jadi, tetap harus mengacu pada kurikulum inti dan kurikulum dasar yang sudah ada,” tegasnya.
Sementara itu, Kasi Kurikulum dan Pengembangan Mutu Sekolah Menengah Pertama Disdikbud Kukar Emy Rosana Saleh mengatakan, bimtek ini juga bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang KOSP kepada para guru. Ia berharap, dengan adanya bimtek ini, para guru dapat menyusun KOSP yang relevan dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik.
“Jadi, sekolah harus bisa menyesuaikan kurikulum dengan karakteristik dan potensi peserta didik, serta memperhatikan lingkungan dan budaya lokal,” katanya.
Ia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. (Adv)













