banner 728x250
Kukar  

Anak Mitra Belajar, Guru Harus Ubah Mindset dan Hargai Bakatnya

TENGGARONG – Perubahan mindset guru dalam proses belajar mengajar menjadi salah satu hal yang ditekankan oleh Ahmad Nurkhalish, Kepala Bidang Pendidikan SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kukar. Ia mengatakan, guru harus menganggap anak sebagai mitra belajar, bukan sebagai objek yang harus dipatuhi.

Hal ini ia sampaikan kepada awak media di ruangannya pada Jumat (24/11/2023). Ia mengatakan, dengan menganggap anak sebagai mitra belajar, guru dapat lebih memahami apa yang diinginkan dan dibutuhkan anak dalam belajar. Guru juga dapat lebih menghargai dan mengembangkan bakat dan potensi yang anak miliki.

“Anak itu harus dihargai apapun bakatnya dan harus dikembangkan potensi apapun yang ia miliki. Jangan pukul rata semua anak. Lihatlah di mana kelebihan dan kekurangan mereka,” kata Nurkhalish.

Ia mengkritik, dulu anak yang berprestasi di bidang akademik dianggap pintar, sedangkan anak yang berbakat di bidang lain tidak dianggap. Padahal, setiap anak memiliki hak yang sama untuk dihargai dan dikembangkan sesuai dengan bakat dan potensinya.

“Anak yang olahraganya hebat, atau yang pandai menganyam, atau yang mahir mengaji, mereka juga punya bakat yang harus dihargai,” ucapnya.

Nurkhalish berharap, guru dapat membimbing dan mengarahkan anak ke jalan yang benar sesuai dengan bakat dan potensinya. Ia juga mengimbau, agar guru memberikan pola pembelajaran yang kreatif dan tidak membosankan, sehingga anak dapat menikmati belajar dan lebih mudah menguasai materi.

“Kita juga berharap anak-anak bisa belajar sambil bermain. Ada pola baru untuk mereka yang lebih semangat,” tutup Nurkhalish. (Adv)