banner 728x250
Kukar  

Cara Disdikbud Kukar Tingkatkan Kualitas SD Inklusif dan Sekolah Sehat

TENGGARONG – Sebanyak 115 kepala sekolah dan guru sekolah dasar (SD) dari 18 kecamatan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mendapatkan pembinaan kelembagaan dan manajemen sekolah dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar. Pembinaan ini berlangsung selama empat hari, yaitu dari 1 hingga 4 November 2023, di Hotel Grand Elty Singgasana Tenggarong.

Menurut Ketua Panitia Pelaksana, Kristin Widowati, pembinaan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di bidang pendidikan inklusif, usaha kesehatan sekolah (UKS), dan kampanye sekolah sehat.

“Kami berharap para peserta dapat menerapkan hal-hal yang dipelajari pada setiap satuan pendidikan di wilayah Kabupaten Kukar,” ucap Kristin, Rabu (1/11/2023).

Pembinaan ini menghadirkan beberapa narasumber dari berbagai instansi, baik dari tingkat kabupaten maupun provinsi. Mereka antara lain adalah Kepala Bidang Pendidikan SD Disdikbud Kukar, Akhmad Nurkhalish, Kepala Bidang Pendidikan Inklusif Disdikbud Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Siti Aminah, Kepala Bidang Pembinaan Mutu Pendidikan BPMP Provinsi Kaltim, Soerjo Adi Poernomo, Kepala Bagian Kesra Setkab Kukar, Dendy Irwan Fahriza dan Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kukar, Meidiantati.

Salah satu topik yang dibahas dalam pembinaan ini adalah kampanye sekolah sehat. Nurkhalish menekankan peran penting pihak sekolah dalam kampanye ini. Ia mengatakan bahwa para siswa menghabiskan sebagian besar waktu di sekolah, di mana mereka sering jajan di lingkungan sekolah.

“Makanan memiliki peran utama dalam masalah kesehatan. Dengan pola makan yang tidak sehat, akan menimbulkan dua masalah, yaitu stunting atau obesitas,” katanya.

Ia menambahkan bahwa permasalahan tersebut sering menimbulkan dilema terkait solusi yang harus diambil. Ia mengakui bahwa tidak bisa begitu saja melarang orang untuk berjualan makanan tersebut di sekitar lingkungan sekolah.

“Hal ini adalah salah satu persoalan di antara masalah-masalah lainnya. Diperlukan kerjasama dan pemahaman yang baik untuk mewujudkan sekolah sehat,” tuturnya.

Nurkhalish berharap kegiatan pembinaan ini dapat memberikan wawasan dan motivasi bagi para kepala sekolah dan guru untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Kukar. Ia juga mengapresiasi dukungan dan kerjasama dari semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini.

“Semoga kegiatan ini dapat bermanfaat dan memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan di Kabupaten Kukar,” pungkasnya. (Adv)