banner 728x250
Kukar  

Anggarkan Sebesar Rp 22 Miliar, Pemkab Kukar Bangun Sebanyak 3 Tempat Pelelangan Ikan Baru di Kukar

pelitapost.com, TENGGARONG- Sudah menganggarkan sebesar Rp 22 Miliar melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2023, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) sedang membangun Tiga Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Kukar.

Bahkan, Tiga TPI yang berlokasi di Kecamatan Muara Badak, Anggana dan Samboja itu, direncanakan akan selesai pada akhir tahun 2023.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP)Kukar, Muslik Kamis (2/11/2023)
menerangkan, untuk TPI di Samboja sudah selesai terbangun bersamaan dengan pembangunan dermaganya. Tapi dermaga ini masih dalam proses penyelesaian.

Untuk perampungannya, juga akan diselesaikan akhir tahun ini dan tahapannya sudah memasuki proses lelang proyek.

Kemudian, TPI yang di Anggana juga sudah berproses dan tinggal tahap terakhir untuk penyelesaian beberapa proses pembangunan yang dirasa kurang, seperti penurapan dan pengerukan. 

Lalu, TPI di Kota Bangun sudah tahap perluasan dan jembatan untuk akses masuk juga sudah dikerjakan. Ia menyebut, pada dasarnya seluruh pembangunan tiga TPI sudah berprogres dan hampir selesai.

“Targetnya penyelesaian  paling tidak pertengahan Desember sudah bisa selesai semua,” ucapnya.

Keberadaan TPI dirasa penting karena memudahkan nelayan dalam memasarkan ikan hasil tangkapannya di lokasi yang memadai. Tujuan lainnya, melalui TPI bisa membantu mendata produksi yang lebih akurat. 

“Data yang kita dapatkan juga lebih akurat. Kemudian pembinaan kita juga lebih mudah terkait penanganan mutu hasil. Sehingga ketika dipasarkan masih dalam kondisi yang baik,” ujarnya.

Pemerintah berkomitmen siap memfasilitasi masyarakat sesuai arahan Bupati Kukar, Edi Damansyah yang sangat fokus membangun pertanian dalam arti luas.

Bupati ingin menjadikan Kukar sebagai lumbung pangan, apalagi lebih dari 60 persen ikan di Kukar menyuplai kebutuhan Kalimantan Timur (Kaltim). 

“Tinggal kita melakukan penguatan penguatan agar produksi bisa meningkat terus dan tetap terjaga, terutama beberapa program-program kita untuk mendukung supaya nelayan dan pembudi daya ikan bisa terus berkembang,” tandasnya. (Adv)