
pelitapost.com, TENGGARONG- Camat Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), mengajak Warganya Untuk gotong royong di masing-masing RT, yang biasa dilaksanakan pada hari Jumat atau Minggu.
Gotong Royong itu difokuskan utamanya di Saluran air, untuk memaksimalkan kesiapan dan mengantisipasi potensi banjir saat puncak musim hujan.
Untuk momentum itu, Minggu (22/10/23)
Camat Tenggarong Sukono, mengimbau warganya untuk waspada banjir. Imbauan tersebut disampaikan menyikapi prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
Bahwa, Kalimantan Timur (Kaltim) akan memasuki awal musim hujan pada Oktober hingga Desember 2023. Sedangkan, puncak musim hujan diperkirakan berlangsung mulai Januari hingga Februari 2024.
Ia menekankan, untuk pentingnya persiapan menghadapi berbagai risiko seperti banjir dadakan, pohon tumbang, dan tanah longsor yang dapat terjadi akibat hujan lebat yang berkepanjangan.
Faktor-faktor seperti kurangnya resapan air, tersumbatnya saluran drainase, dan pendangkalan berpotensi meningkatkan volume air yang berisiko merendam permukiman warga.
“Penting bagi masyarakat untuk memastikan fungsi optimal parit-parit atau drainase di setiap RT,” ungkapnya.
Catatan banjir yang terjadi pada Mei 2023 menyoroti pentingnya perawatan drainase. Hujan lebat yang disertai angin kencang menyebabkan banjir di tujuh titik di Kecamatan Tenggarong, terutama di Kelurahan Timbau. Salah satu penyebab utama banjir adalah sumbatan pada drainase yang menghambat aliran air.(Adv)













