
pelitapost.com, TENGGARONG- Bunda PAUD dan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kutai Kartanegara (Kukar) Kecamatan Loa Janan, Muara Muntai dan Tabang resmi dilantik.
Mereka dilantik langsung oleh Maslianawati Edi Damansyah selaku Ketua TP PKK Kukar, di Pendopo Odah Etam, Selasa (17/10/2023).
Pelantikan ditandai dengan penandatanganan berita acara, pemasangan selempang TP-PKK, penyerahan surat keputusan dan pengukuhan Bunda PAUD kecamatan.
Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto, Sekretaris Dinas Pendidikan Kukar Maria Ester, Camat dan Ketua TP PKK se-Kutai Kartanegara.
Adapun mereka yang dilantik ialah Mursidah Hery Rusnadi sebagai Ketua TP-PKK dan Bunda PAUD Kecamatan Loa Janan.
Mariana Mulyadi sebagai Ketua TP-PKK dan Bunda PAUD Kecamatan Muara Muntai, serta Anja Astria Mareto Rakhmadani Hidayat sebagai Ketua TP-PKK dan Bunda PAUD Kecamatan Tabang.
Pada kesempatan itu, Maslianawati mengucapkan selamat kepada Ketua Tim Penggerak PKK tiga kecamatan yang baru saja dilantik.
Ia berterimakasih kepada Ketua TP PKK Loa Janan, Muara Muntai dan TP PKK Kecamatan Tabang yang lama atas darma baktinya, sumbangsih dan kerjasamanya.
Dirinya berpesan, agar ketiga Ketua Tim Penggerak PKK tersebut bekerjasama, dan membawa angin segar dalam kepengurusan yang baru, serta mampu menjalankan amanah yang diberikan.
“Mari kita bersama sama ikut membangun Kabupaten Kutai Kartanegara, menjaga keamanan, dam kesejahteraan,” ajaknya.
Pihaknya menyampaikan, TP PKK adalah sebuah organisasi mitra pemerintah, organisasi yang tidak boleh ditunggangi oleh kepentingan politik.
Ia mengingatkan, agar Ketua TP PKK ataupun Camat selaku ketua Pembina TP PKK agar tidak ikut berpolitik menjelang tahun politik 2024.
“Hidupkan lagi kepengurusan PKK ditempat masing – masing, dan apabila mau mengganti kepengurusan baru, dipersilahkan,” katanya.
Kemudian, ia juga mengingatkan agar Ketua TP PKK Kecamatan, tidak mengganti semua kepengurusan. Menurutnya, pengurus yang lama juga harus mendapat perhatian.
Sebab mereka sudah banyak mengerti tentang administrasi dan cara pengelolaan PKK. Tidak kalah penting, peran serta dukungan camat juga sangat diharapkan untuk kelangsungan hidup organisasi.
“Hidup organisasi PKK, Hidup Jaya PKK,” tutupnya. (Adv)













