banner 728x250
Kukar  

Bupati Kukar Bersama Ahli Dari UGM Susun Desain Pembangunan Kawasan Pertanian di Kukar

pelitapost.com, TENGGARONG- Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah, bersama Tim Ahli Universitas Gajah Mada (UGM) sedang menyusun Rencana Aksi Orientasi, Penyusunan Desain Pembangunan Kawasan Pertanian, Terintegrasi Berbasis Kawasan, Senin (16/10/2023).

Adapun tujuan pembangunan berbasis kawasan di Kukar, yaitu menjaga konsistensi pembangunan pertanian berbasis potensi wilayah.

Dalam Kesempatan itu Bupati Kukar Edi Damansyah, menjelaskan permasalahan pokok pembangunan kawasan pertanian. Permasalahan itu adalah pemahaman terhadap pengelolaan pertanian berbasis kawasan masih beragam.

“Sistem kelembagaan kawasan pertanian belum terbangun secara solid dan produktif, perencanaan pembangunan berbasis kawasan masih bersifat parsial,” paparnya.

Untuk itu, pihaknya berupaya untuk meningkatkan nilai tambah pertanian, demi meningkatkan kesejahteraan petani secara bertahap, efisiensi dan efektifitas dengan pembiayaan pembangunan daerah.

“Strategi pembangunan kawasan telah ditetapkan. Ada 5 (lima) kawasan strategis komoditi padi, yakni meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pertanian di dalam kawasan, seperti jalan usaha tani dan tata kelola,” jelasnya.

Kemudian, ia menambahkan meningkatkan kapasitas SDM petani, melalui pendampingan dan penyediaan alat produksi pertanian, meningkatkan peran pemerintah desa secara aktif untuk peningkatan produktifitas perekonomian lokal dan memperkuat kolaborasi dengan akademisi, dunia usaha, masyarakat dan pemerintah.

“Saya meminta pemerintah desa, dapat mendukung segala proses penyusunan perencanaan pembangunan pertanian, berbasis kawasan terintegrasi secara aktif, identifikasi aset potensial untuk mendukung pengembangan kawasan,” himbaunya.

Dirinya meminta agar seluruh pihak, menjaga komitmen pembangunan ekonomi desa melalui APBDes, yang diiringi dengan pengembangan BUMDes dan pengembangan SDM aparatur desa dalam mendukung pembangunan pertanian secara terintegrasi.

” Saya minta agar OPD terkait, segera melakukan kajian awal terkait dengan data, potensi, dan permasalahan dalam mendukung proses penyusunan perencanaan kawasan terintegrasi. Serta mengindentifikasi dan menyelaraskan program, dan kegiatan tahun 2023 dan 2024 untuk pembangunan kawasan pada lokasi yang menjadi pilot project,” tuturnya. (*)

*Caption: Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah menyambut baik Rencana Aksi Orientasi Penyusunan Desain Pembangunan Kawasan Pertanian Terintegrasi Berbasis Kawasan yang dilakukan Tim Ahli Universitas Gajah Mada (UGM). (Adv)