banner 728x250
Berita  

Tanpa Anggaran Murni, Perkim Kutim Tetap Siapkan Strategi Capai Serapan Hingga 70 Persen

Pelitapost.COM SANGATTA – Tahun 2025 menjadi periode yang cukup menantang bagi Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kutai Timur (Kutim). Seluruh program dan kegiatan dinas dipastikan hanya mengandalkan anggaran perubahan, tanpa adanya anggaran murni yang biasanya menjadi dasar pelaksanaan di awal tahun. Meski demikian, Perkim tetap menargetkan serapan anggaran 50 hingga 70 persen.

Kepala Dinas Perkim, H. Ahmad Iip Makruf, mengungkapkan bahwa keterlambatan terbitnya Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) hingga akhir Oktober menjadi faktor utama yang mempersempit ruang pelaksanaan pekerjaan. Proses lelang maupun penunjukan langsung baru dapat dimulai setelah dokumen tersebut diterima.

“Waktunya memang sangat terbatas, makanya kami memasang target realistis di angka 50 persen, syukur kalau bisa mencapai 70 persen,” jelas Iip. Ia menuturkan bahwa beberapa kegiatan yang bersifat penunjukan langsung tidak akan dipaksakan jika waktu pelaksanaan tidak memungkinkan, demi menjaga kualitas hasil pekerjaan.

Selain persoalan administratif, Perkim juga menghadapi kendala lapangan, mulai dari cuaca yang sulit diprediksi, keterbatasan material, hingga kompetisi mendapatkan tenaga tukang di akhir tahun ketika banyak proyek berjalan bersamaan.

Meski sejumlah tantangan mengemuka, Perkim memastikan program strategis tetap dijalankan. Pembangunan rumah layak huni, perbaikan jalan lingkungan, serta pembangunan drainase menjadi fokus utama, dengan pengawasan lapangan diperkuat untuk menjaga mutu pekerjaan.

Iip optimistis target yang ditetapkan dapat tercapai apabila semua tahapan berjalan sesuai perencanaan. Ia menegaskan bahwa kualitas pembangunan tetap menjadi landasan utama dalam setiap pekerjaan.

“Kami tetap mengutamakan mutu dan manfaatnya bagi masyarakat. Yang penting hasilnya tepat aturan dan tepat kualitas,” pungkasnya. (adv/PostRJ)