banner 728x250
Berita  

Target 5.000 Rumah Layak Huni Terus Dikejar, Perkim Akui Waktu Pengerjaan Tahun Ini Sangat Terbatas

Pelitapost.COM SANGATTA – Program pembangunan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah kembali menjadi fokus Pemerintah Kabupaten Kutai Timur. Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) menegaskan komitmennya menuntaskan target 5.000 unit rumah layak huni, baik melalui pembangunan baru maupun perbaikan rumah tidak layak huni di berbagai wilayah.

Kepala Dinas Perkim Kutim, H. Ahmad Iip Makruf, menyebutkan bahwa untuk tahun anggaran 2025 pihaknya memperkirakan mampu menangani 100 hingga 200 unit. Namun Iip tidak menampik bahwa realisasi tahun ini melambat akibat turunnya Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) yang baru terbit di penghujung Oktober.

“Terbitnya DPA yang terlambat membuat pelaksanaan pekerjaan di lapangan mundur. Itu sebabnya progres tahun ini tidak dapat berlangsung secepat tahun sebelumnya,” jelasnya.

Hal ini berdampak pada pemadatan waktu pengerjaan di akhir tahun. Beberapa paket menggunakan mekanisme Penunjukan Langsung (PL), sehingga Perkim harus berhati-hati menentukan pekerjaan mana yang bisa diselesaikan tanpa memaksakan kondisi.

“Kalau waktunya tidak memungkinkan, ya tidak kita paksakan. Target realistis tahun ini berada di kisaran 50 sampai 70 persen,” ungkap Iip.

Meski menghadapi sejumlah hambatan, Perkim tetap mengoptimalkan pelaksanaan program agar masyarakat tetap mendapatkan manfaat. Menurut Iip, kebutuhan hunian layak di Kutai Timur sangat mendesak, sehingga program ini akan terus dilanjutkan sebagai prioritas daerah.

“Program ini ditunggu masyarakat. Kami berkomitmen agar pembangunan dan rehabilitasi rumah tetap berjalan,” tambahnya.

Dengan wilayah Kutai Timur yang luas dan kebutuhan hunian yang tinggi, pemerintah daerah memastikan sektor perumahan akan terus mendapat perhatian khusus dalam tahun-tahun mendatang. (adv/PostRJ)