banner 728x250
Berita  

Menuju Rumah Sakit Rujukan 2027, RSUD Kudungga Optimalkan Lahan 10 Hektare

Pelitapost.COMSangatta – Ambisi RSUD Kudungga Kutai Timur untuk naik kelas sebagai rumah sakit rujukan regional semakin diperkuat dengan ketersediaan lahan yang sangat luas. Dari total 10 hektare yang dimiliki, saat ini baru sekitar 2 hektare yang terbangun, menyisakan lebih dari 8 hektare lahan potensial untuk pengembangan berbagai fasilitas kesehatan masa depan.

Direktur RSUD Kudungga, Dr. Yusuf, menuturkan bahwa perluasan fisik merupakan kebutuhan mendesak seiring meningkatnya jumlah pasien dan tuntutan peningkatan mutu layanan. Fasilitas yang saat ini tersedia mencakup IGD, poli rawat jalan, gedung rawat inap, ruang MCU, hingga fasilitas pendukung seperti gudang farmasi dan masjid.

“Ruang untuk berkembang masih sangat besar. Potensi lahan yang tersisa bisa dimanfaatkan untuk gedung layanan unggulan dan penambahan kapasitas rawat inap,” terang Dr. Yusuf.

Rencana pengembangan RSUD Kudungga disusun secara terarah, termasuk pembangunan instalasi layanan khusus, modernisasi alat kesehatan, hingga peningkatan kenyamanan pasien. Langkah ini menjadi bagian dari target besar rumah sakit untuk mampu menarik pasien bukan hanya dari Kutai Timur, tetapi juga dari wilayah sekitar.

Namun, Dr. Yusuf menggarisbawahi bahwa proses pengembangan tidak bisa dilakukan sekaligus. Keterbatasan anggaran, baik dari APBD maupun pendapatan BLUD, membuat manajemen harus merancang pengembangan fisik secara bertahap dan penuh perhitungan.

“Penggunaan dana harus bijak. Pendapatan BLUD kami prioritaskan untuk operasional rutin, sementara proyek pembangunan harus mengikuti kesiapan anggaran,” jelasnya.

Selain pembangunan fisik, RSUD Kudungga juga mendorong peningkatan kualitas SDM, perbaikan tata kelola pelayanan, dan implementasi sistem digital rekam medis. Dengan dukungan lahan yang luas dan perencanaan strategis, rumah sakit ini diyakini mampu mewujudkan target sebagai pusat rujukan utama di Kalimantan Timur. (adv/PostRJ)