banner 728x250
Berita  

Cuaca Bergeser ke Hujan, BPBD Ingatkan Warga Kutim Waspadai Debit Sungai Naik

Pelitapost.COM Kutai Timur – Pergantian musim dari panas ke hujan kembali mendorong Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Timur mengeluarkan imbauan siaga banjir. BPBD menilai perubahan siklus cuaca tahun ini perlu direspons cepat karena dua jenis bencana—Karhutla dan banjir—selalu mendominasi kejadian kedaruratan di wilayah Kabupaten Kutim.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kutim, Muhammad Naim, menjelaskan bahwa pihaknya membuat pemetaan risiko berdasarkan analisis tim dan pembaruan informasi cuaca harian dari BMKG. Kajian tersebut menunjukkan bahwa kondisi musim sangat menentukan jenis bencana yang berpotensi terjadi.

“Dari kajian teman-teman, dua jenis bencana itu yang paling dominan,” kata Naim.

Ia merinci, Karhutla cenderung meningkat saat cuaca cerah dan panas berkepanjangan, namun ketika curah hujan mulai stabil, fokus utama berubah menjadi ancaman banjir. Data terbaru dari BMKG menegaskan bahwa Kutim kini telah berada pada fase penghujan, sehingga potensi banjir semakin terbuka.

“Alhamdulillah tiap hari BMKG merilis cuaca. Kalau sudah masuk musim penghujan, maka risikonya banjir,” ujarnya.

Naim meminta masyarakat di kawasan rentan—khususnya daerah rendah dan permukiman di sepanjang aliran sungai—untuk tidak lengah. Pemantauan berkala terhadap kondisi lingkungan sekitar sangat dibutuhkan agar langkah evakuasi dapat dilakukan lebih cepat jika debit air meningkat.

Selain dua ancaman tersebut, BPBD Kutim juga kerap menangani berbagai kejadian darurat lain yang tidak tercantum sebagai jenis bencana dalam peraturan. Namun, Naim menegaskan bahwa jiwa sosial personel menjadi alasan BPBD tetap turun membantu ketika masyarakat membutuhkan.

“Apabila ada laporan masyarakat, teman-teman di lapangan selalu siap turun membantu,” tegasnya. (adv/PostRJ)