Pelitapost.COM Sangatta – Upaya percepatan penanganan darurat bagi korban kebakaran di Muara Bengkal terus dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Instansi tersebut menyatakan bahwa bantuan berupa sembako segera didistribusikan begitu seluruh data korban dinyatakan lengkap dan valid. Total ada 13 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 40 jiwa yang tercatat terdampak.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kutim, Muhammad Naim, mengungkapkan bahwa laporan resmi dari kecamatan telah mereka terima. Data tersebut akan menjadi dasar BPBD dalam menyusun kebutuhan logistik yang akan dikirimkan.
“Alhamdulillah, kami barusan dikirim data-data korban. Dan insyaallah secepatnya, mudah-mudahan bantuan yang diharapkan itu bisa kita sampaikan, bisa kita berikan,” kata Naim.
Ia menyebutkan bahwa sembako yang disiapkan BPBD mencakup kebutuhan dasar seperti beras, minyak goreng, gula, dan bahan pokok lainnya. Seluruh bantuan tersebut disiapkan dalam jumlah yang disesuaikan dengan data korban yang telah diverifikasi.
Menurut Naim, kehati-hatian dalam pendataan merupakan langkah penting agar tidak terjadi kekeliruan saat distribusi. “Kita kan juga harus menyiapkan logistik yang harus kita bawa, kemudian data ini betul-betul harus valid. Jangan sampai nanti kita bawa logistik ternyata tidak sesuai dengan data yang kita terima,” jelasnya.
Ia memastikan bahwa hanya warga yang terdampak langsung kebakaran yang berhak menerima bantuan. BPBD Kutim, lanjutnya, berharap penyaluran dapat segera terlaksana agar para korban terbantu melewati masa tanggap darurat. Selain itu, BPBD berkomitmen memastikan 40 jiwa yang masuk dalam daftar terdampak mendapat dukungan logistik secara menyeluruh selama masa pemulihan. (adv/PostRJ)






