Pelitapost.com, KUKAR – Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pantai Biru mengusulkan agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) membangun pemecah ombak di Pantai Biru Kersik. Untuk mengatasi abrasi di objek wisata yang berada di Desa Kersik, Kecamatan Marangkayu, Kukar ini.
Anggota Pokdarwis Pantai Biru, Jumriana mengatakan permintaannya adalah pembangunan tanggul atau pemecah gelombang di sepanjang bibir pantai. Lantaran saat ini Pantai Biru mengalami abrasi karena gelombang laut. Maka dari itu dengan adanya tanggul tersebut diharapkan dapat mencegah kerusakan yang lebih lanjut.
“Setiap tahun, 5 sampai 10 meter bibir pantai tergerus akibat abrasi, dan pohon yang telah kami tanam di pinggir pantai juga tersapu air laut,” katanya, Senin (15/4/2024).
Padahal kunjungan wisata selama libur dan cuti bersama tahun ini mengalami peningkatan yang signifikan. Jumlah pengunjung mencapai puncaknya, dengan mencapai 500 orang dalam satu hari.
“Saat ini sedang ramai pengunjung dari berbagai daerah di Kalimantan Timur,” ujarnya.
Dia juga menjelaskan bahwa biaya masuk untuk objek wisata ini adalah Rp 10 ribu untuk kendaraan roda dua dan Rp 30 ribu untuk kendaraan roda empat.
Pantai Biru menawarkan beragam wahana dan fasilitas wisata, seperti perlengkapan menyelam atau snorkeling, perahu ketinting, dan wahana air banana boat. Selain itu, fasilitas seperti gazebo dan mushola juga tersedia di pantai tersebut.(Adv)













