banner 728x250 banner 728x250

Tiga Pelajar Kutim Ikut Lomba Pelopor Keselamatan LLLAJ se-Kaltim

SANGATTA- Tiga pelajar Kutim yakni M Risky Ramadhan asal SMKN 1 Sangatta Utara, Ariiq Maulana Afriyansyah asal SMAN 2 Sangatta Utara serta Magdalena Naura Attalya asal SMAN 1 Sangatta Selatan bakal menjadi perwakilan daerah. Tiga pelajar asal Kutim tersebut lolos seleksi pada ajang pemilihan Pelopor Pelajar Keselamatan Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) dan bakal mengikuti ajang serupa di tingkat provinsi Kaltim pada 8 hingga 9 Agustus 2023.

Kepala Bidang Pengembangan dan Keselamatan Dishub Kutim Murni Irawati mengatakan, ketiga pelajar yang berasal dari tiga sekolah setingkat SMA ini akan mengikuti pemilihan pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ  tingkat Provinsi Kaltim selama dua hari mulai tanggal 8 hingga 9 Agustus di salah satu hotel di Samarinda.

“Ada tiga kategori lomba. Yakni karya tulis, inovasi alat peraga keselamatan, public speaking, serta ada penilaian tambahan yakni performance dimana dewan juri tidak hanya menilai dari hasil karya para peserta, nanum juga menilai bagaimana mereka mempresentasikan,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kutim Joko Suripto, saat melepas ketiga pelajar tersebut, Senin (7/8/2023) mengaku bangga pada para duta Kutim tersebut

“Mereka ini hebat-hebat. Kami sudah memberikan pelatihan dan pendampingan berkolaborasi dengan masing-masing sekolah. Kami optimis mereka bisa bersaing dengan pelajar lain dari kabupaten/kota se-Kaltim,” ujarnya.

Pihaknya bersama guru-guru di sekolah masing-masing terus memberikan masukan sebelum bertolak ke Samarinda. Salah satunya sejumlah materi yang akan dilombakan di tingkat provinsi. Kisi-kisi sudah disampaikan. Demikian juga pelatihan-pelatihan lainnya.

Menurut mantan Kabag Pemerintahan Setkab Kutim ini, lomba pelopor pelajar sendiri merupakan agenda rutin tahunan Kementrian Perhubungan (Kemenhub). Salah satu tujuannya menggugah kesadaran serta kepada para pelajar khususnya jenjang menengah ke atas, agar  memiliki kepedulian dan kesadaran untuk membentuk karakter budaya keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan. Tahun ini mengambil tema “Safety Transport For Indonesia’s Future”.

Kepada awak media, Joko Suripto yang saat melepas turut didampingi Sekretaris Dishub Deky Hermawan mengatakan ketiga pelajar tersebut merupakan hasil seleksi yang dilakukan oleh Dishub Kutim pada (26//6/2023) lalu yang diikuti sebanyak 36 peserta dari berbagai sekolah setingkat SMA di Kabupaten Kutim.

“Kami (Dishub Kutim) optimis anak-anak kita bisa bersaing dengan peserta pelajar yang berasal  dari kabupaten/kota lain di Kaltim,” ujarnya.

“Pesan saya jangan minder. Kalian punya potensi, dan kalau lolos sampai ke tingkat nasional. Nanti ada bonus dari kantor, dan dari kantong pribadi saya sendiri,” jelasnya.(adv)