banner 728x250 banner 728x250

Seleksi Pemain Hadapi Bupati Cup, Lewat Turnamen Sepak Bola Camat Ancalong

MUARA ANCALONG – Sabtu (5/8/2023), Turnamen Sepak Bola Camat Cup 1 Muara Ancalong 2023 resmi berakhir. Kegiatan yang ditutup oleh Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman di Lapangan Desa Kelinjau Ulu, ini terbilang sukses.

Camat Muara Ancalong Muhammad Harun Al Rasyid mengucapkan syukur, sebab Turnamen Sepak Bola Camat Cup 1 Muara Ancalong 2023 berjalan dengan lancar hingga final. Kemudian ditutup oleh orang nomor satu di Pemkab Kutim. Bahkan seluruh rangkaian kegiatan didukung pula dengan semangat sportivitas para pemain.

“Turnamen Sepak Bola Camat Cup 1 Muara Ancalong 2023 ini, ke depannya bakal digelar secara berkelanjutan. Selanjutnya, supaya bisa mencari bibit-bibit unggul atlet dari Muara Ancalong yang bakal menjadi penerus atlet Kutim ataupun nasional nantinya,” singkatnya.

Sedangkan Bupati Ardiansyah Sulaiman saat sambutan mengatakan tahun ini, Piala Bupati Cup bakal digulirkan kembali di bulan Oktober nantinya. Selain itu ada pula Bupati Cup untuk cabang olahraga volly ball, bulu tangkis, tenis meja, tenis lapangan, panjat tebing dan burung berkicau.

“Insyaallah, tahun ini juga ada turnamen memancing di perairan Kutim. Jadi tahun ini sangat banyak kegiatan olahraga yang diselenggarakan. Mudah-mudahan jadi ajang pertama untuk Kaltim menyambut IKN tahun depan,” kata Ardiansyah.

Ia berharap atlet-atlet yang bertanding saat turnamen Camat Cup ini bisa terpilih dan lolos seleksi mengikuti di ajang Bupati Cup. Di sisi lain, Ardiansyah mengacungi jempol permainan di laga final turnamen, dimana pun bola bergulir selalu ada pemain yang mengawal dan menyambarnya. Tentu itu permainan yang sangat berkelas.

” Selamat kepada Tim Sepak Bola Persiku B yang telah memenangkan pertandingan yang berasal dari Desa Kelinjau Ulu,” ucapnya dihadapan Bunda PAUD Kutim Siti Robiah, Kadisdikbud Kutim Mulyono, unsur muspika dan warga sekitar.

Sebelum penutupan turnamen, disajikan laga final mempertemukan Persiku A melawan Persiku B. Selama laga 2×45 menit pertandingan berjalan ketat dengan skor 0-0. Untuk itu laga puncak penentu tang terbaik itupun dilanjutkan babak tambahan dan skor tetap kacamata. Sehingga harus ditentukan dengan adu tos-tosan atau tendagan penalti. Lagi akhirnya dimenangkan Persiku B sebagai kampiun dan Persiku A mampu menyandang juara dua. Sedangkan juara tiga diraih FGB Gemar Baru dan juara empat SSB Senyiur.(adv)