banner 728x250 banner 728x250

Satres Narkoba Polres PALI Bekuk 2 Orang Pengedar Narkoba, Ancaman Hukuman Minimal 5 tahun Maksimal 20 tahun Penjara

Pelitapost.com,PALI –Satres Narkoba Polres Pali yang telah berhasil membekuk 2 orang warga Dusun 3 dan Dusun 4 Air Itam Kecamatan Penukal Kabupaten Pali,pada Rabu (07/12/2022) sekira pukul 06.00 WIB.,di Dusun 2 Desa Air hitam selaku Pengedar dan Kurir Narkoba.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Kapolres Pali AKBP.Efrannedy,S.I.K.M.A.P.,yang didampingi juga oleh Wakapolres Pali KOMPOL.Hardiman,S.H.,M.H.,Kasi Humas AKP.Ardiansyah,S.H.,M.H.,Kasat Narkoba AKP.Alpian,S.H.,diwakili oleh KBO Satres Narkoba IPTU.Darmawan,S.H, Saat press conference dihalaman depan Mako Polres Pali Polda Sumsel.

“Ini berkat adanya sinegritas Polres Pali dan peran aktif dari masyarakat dalam memerangi dan memutuskan mata rantai peredaran Narkoba di Wikhum Polres Pali,” Ujar Kapolres Pali saat memulai acara Rillis sekitar pukul 03.45 WIB.,dihadapan puluhan jurnalis dari berbagai media.

Ditambahnya,setelah melakukan pengintaian dan penyamaran,akhirnya personil Satres Narkoba berhasil meringkus 2 orang warga Air Itam,yang sedang mengadakan transaksi Narkoba dengan anggota Satres Narkoba yang menyamar disalah satu rumah bandar Narkoba berinisial JD warga Dusun 2 Desa Air Itam Kecamatan Penukal Kabupaten Pali.

“Kemudian anggota Satres Narkoba melakukan lidik dengan cara Undercaver Buy, dan hasilnya dilakukan penangkapan terhadap dua orang pengedar, berinisial ST(34) warga Dusun 3 Desa Air Itam yang berprofesi sebagai petani dan AP(38) petani yang beralamat di dusun 4 Desa Air Itam,”papar AKBP.Efrannedy.

Turut diamankan sebagai barang bukti 3 Paket sabu-sabu dengan total berat brutto 16.37 Gram,2 Unit Handphone,1 Unit Sepeda Motor Honda Beat warna Hitam,1 Ball klip plastik bening besar,6 ball plastik bening sedang,1 buah timbangan digital warna hitam dan 1 buah sekop takar terbuat dari pipa paralon.

“Ini menandakan jaringan Narkoba ini cukup besar dan dari TKP kami amankan 5 orang, tapi 3 orang masih statusnya sebagai saksi, Dikarenakan tidak ditemukan barang bukti, Tapi kedepannya kita lakukan asesmen, Kita lihat sejauh mana keterlibatannya,” jelas Kapolres.

Diakhir acara Press Rillis Kapolres Pali menyampaikan bahwa untuk pelaku ini dikenakan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 pasal 114 ayat 2 jo 132 ayat (1) subsider 112 Ayat (2) jo 132 Ayat (1) ,dengan ancaman penjara minimal 5 tahun maksimal 20 tahun kurungan penjara. (Reza/Pali)