banner 728x250 banner 728x250

Rapat Forkopimda Kutim Bahas Pembangunan Lapas Hingga Peredaran Narkotika

SANGATTA – Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman mengatakan ada beberapa poin penting yang dibahas dalam rapat Forkopimda, ada Senin (14/8/2023). Pembahasan dimaksud antara lain, Kutim bakal segera membangun Lapas. Karena para penghuni Lapas di Bontang kebanyakan adalah warga Kutim, maka dari itu menjadi kebutuhan yang signifikan.

“Kami mendapatkan surat dari Kemenkumham provinsi untuk segera menyiapkan Lapas di Kutim. Insyaallah lahan sudah disiapkan, nanti segera dicek apakah posisi sesuai atau tidak,” jelas saat memimpin Rapat Forkopimda di Aula Kodim 0909/Kutim.

Selanjutnya terkait tapal batas Kutim dengan Bontang yang berada di Dusun Sidrap, Desa Martadinata, Kecamatan Teluk Pandan yang menjadi topik pembahasan, pihaknya pun sudah melakukan koordinasi melalui Kabag Hukum dengan berbagai pihak. Karena Bontang melakukan gugatan di Mahkamah Agung (MA).

“Alhamdulillah sudah kita bahas,” ucapnya dalam rapat dihadiri Ketua DPRD Kutim Joni, Kapolres AKBP Ronni Bonic, Kajari Kutim Roman Robin, perwakilan Danlanal Sangatta, perwakilan Dandim 0909/Kutim, Pengadilan Negeri Sangatta dan Kepala Kesbangpol M Basuni.

Kemudian terkait dengan Karhutla, ada beberapa titik api di Kutim yang bisa menjadi penyebab kebakaran hutan berdasarkan informasi dari Kapolres dan Dandim. Sesuai data penyebab Karhutla rata-rata masyarakat yang membuka lahan untuk berkebun dan berpindah-pindah lokasi. Hal itu bakal segera ditindaklanjuti melalui Koramil dan Polsek bersama Babinsa. Serta Bhabinkamtibmas serta warga desa.

“Direncanakan juga ada apel bersama di Kongbeng dan Telen,” tuturnya.

Sedangkan menanggulangi persoalan narkoba yang marak beredar di Kutim, pemerintah merencanakan kegiatan sosialisasi bersama. Mulai dari anak-anak usia remaja sampai perkuliahan. Dia berharap generasi muda bisa paham bahaya narkoba.