banner 728x250 banner 728x250

Ikut Lomba Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ se-Kaltim, Ariiq Raih Juara Harapan

SAMARINDA- Dalam ajang tahunan garapan Kementerian Perhubungan yang kali ini digelar di Kota Samarinda, salah satu siswa Ariiq Maulana Afriyansyah asal SMAN 2 Sangatta Utara mampu meraih juara harapan ketiga dan masuk dalam jajaran enam besar dari 26 peserta yang merupakan perwakilan 10 Kabupaten/Kota di Kaltim. Meskipun tidak mampu menjadi yang terbaik dalam Lomba Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), namun hasil yang didapatkan oleh ketiga siswa asal Kutai Timur (Kutim) sudah cukup membanggakan.

Ariiq Maulana Afriyansyah mengaku cukup bangga bisa menjadi salah satu perwakilan Kutim untuk mengikuti ajang yang menurutnya banyak memberikan pelajaran dan pengalaman terutama dalam hal keselamatan berlalu lintas. Ada pun torehan prestasi yang ia peroleh pada ajang kali ini, merupakan hasil dari upaya kerja keras dirinya bersama guru dan tim pendamping dari Dishub Kutim.

“Persaingan cukup ketat, perwakilan dari masing-masing kabupaten/kota juga menampilkan inovasi yang bikin dewan juri kebingungan karena memang bagus-bagus mas,” ujarnya.

Dalam ajang kali ini, siswa kelas 12 ini menampilkan karya tulis dengan judul “Upaya Meningkatkan Kesadaran Keselamatan Transportasi Bagi Pelajar di Kutai Timur” sedangkan untuk inovasi dirinya mengaku membuat website yang berisikan tentang informasi yang berkaitan dengan keselamatan LLAJ, selain itu, untuk menambah daya tarik dalam website dengan alamat pelajar peduli lalu lintas ini juga diselipkan game yang diberi nama Edulantas.

Kepala Seksi Keselamatan Awang Adi Juni Astara, mewakili Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kutim, Joko Suripto mengaku puas dengan hasil tersebut.

“Alhamdulillah meskipun tidak sesuai target (lolos ke tingkat nasional) tapi kami tetap bersyukur karena kerja keras mereka ternyata mampu mendapatkan apresiasi, ” ujarnya.

Menurut Awang Adi, jajaran Dishub Kutim yang turut mendampingi mengaku cukup puas dengan hasil yang didapatkan oleh para siswa. Karena menurutnya pelajar Kutim sudah berjuang cukup keras dalam ajang yang mengambil tema “Safety Transport For Indonesia’s Future” ini.

Dengan hasil yang diraih saat ini, pihaknya mengaku akan segera melakukan evaluasi mulai dari proses pemilihan yang akan melibatkan lebih banyak sekolah yang ada di Kutim, selain untuk mengkampayekan terkait pentingnya keselamatan berlalu lintas. Dengan melibatkan banyak sekolah, sekaligus untuk memberikan kesempatan bagi para siswa-siswi lain yang ingin mengikuti kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan keselamatan dan menanamkan kesadaran berlalu lintas khususnya di kalangan generasi penerus bangsa dan masyarakat pada umumnya.

“Kalau tidak ada aral melintang, insyaallah mulai tahun depan kita memprogramkan road show ke kecamatan-kecamatan untuk mengkampayekan pentingnya keselamatan lalu lintas khususnya bagi kalangan pelajar,” ujarnya.