banner 728x250 banner 728x250

Bupati Kutim dan Gubernur Kaltim Apresiasi PT KPC

BENGALON- Komitmen mengembalikan fungsi aliran sungai Keluu di Bengalon pada kegiatan pascatambang wilayah eks Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) yang dilakukan oleh PT KPC mendapat apresiasi Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman.

Pengembalian fungsi aliran sungai Keluu ini diharapkan menjadi sumber air yang bermanfaat untuk kehidupan masyarakat Bengalon dan sekitarnya, serta menjadi daya dukung pengembangan industri di Kutim terutama wilayah Kecamatan Bengalon dan sekitarnya.

“Terima kasih kepada PT.KPC yang telah melaksanakan komitmennya mengembalikan fungsi aliran sungai Keluu ini, semoga debit dan kualitasnya bisa dijaga dengan baik dan bermanfaat untuk masyarakat dan juga pengembangan investasi industri gasifikasi batubara dan semen (PT.Kobexindo) di Desa Selangkau Kecamatan Kaliorang,” ujar Ardiansyah saat mendampingi Gubernur Kaltim Isran Noor meninjau beberapa proyek dan kegiatan di Kutim pada Selasa (22/8/2023).

Gubernur Isran Noor dalam kesempatan tersebut juga memberikan apresiasi atas upaya PT KPC dalam mengelola alam secara disiplin dan tepat waktu. Isran menyebut, dalam catatan, PT KPC melakukan pengelolaan pascatambang dengan baik. Sehingga meraih beberapa kali sertifikat emas Program Penilaian Peringkat Kinerja (Proper) tingkat Provinsi Kaltim.

“Satu kali di tingkat nasional pada 2020,” jelas Isran dihadapan jajaran Pemkab Kutim, rombongan Pemprov Kaltim dan manajemen PT KPC.

Sebagai informasi total produksi batubara di lokasi penambangan di PIT A, sebesar 50.227 kilo ton, kapasitas tampung void (kolam kosong) sebesar 226,933 juta meter kubik dengan luas tangkapan air final sebesar 42,43 kilometer persegi.