banner 728x250 banner 728x250

Balitbang Gelar Seminar dan Kajian Program Dana Pembangunan Rukun Tetangga Pembangunan Langsung Usaha (RT Plus)

SANGATTA, pelitapost.com – Dinas Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Kutai Timur (Balitbang Kutim) menggelar Seminar dan Kajian program Dana Pembangunan Rukun Tetangga Pembangunan Langsung Usaha (RT Plus) Kegiatan yang di gelar di ruang rapat Balitbang di lantai dua GSG Kawaasan Bukit Pelangi Sangatta ini buka oleh Asisten Ekobang Setkab Kutim, Zubair. pada Kamis (03/11/2022).

Asisten Ekobang Zubair mengatakan, Program Dana RT Plus merupakan kebijakan yang di keluarkan oleh pemerintah daerah dalam upaya percepatan pembangunan yang di di Kabupaten Kutim.

“Dengan tujuan agar masyarakat di tingkat terbawah (RT) bisa merasakan kehadiran pemerintah dalam upaya percepatan pemerataan pembangunan di lingkungan masin-masing,” ujarnya.

Pemerataan yang maksud Zubair meliputi pemberdayaan masyarakat, peningkatan ekonomi warga, lingkungan, dirinya juga menambahka, apabila semua sudah tercapai, tidak memungkinkan dana RT plus senilai Rp 50 Juta itu bisa di gunakan untuk pembangunan fisik di masing-masing RT.

Plt sekertaris Balitbang Kutim Muhammad Yusuf Syah, Balitbang mempunyai tugas melakukan pengembangan, penelitian serta inovasi berupa program kebijakan yang lakukan oleh pemerintah daerah.

“Jadi produk hukum yang akan di keluarkan oleh pemerintah daerah baik itu dari dinas ataupun badan harus melalui kami (Balitbang) untuk di kaji terlebih dahulu agar tidak ada permaslahan di kemudian hari,” ucapnya.

“Dan, saat ini regulasi yang mengatur untuk program tersebut sudah aman dan untuk cantolan peraturan di atasnya baik itu undang-undang, peraturan pemerintah,maupun dari permendagri, dan yang penting sudah di buat aturan di tingkat lokalnya yaitu Perbup,jadi nggak ada masalah,” bebernya.

Hadir dalam acara tersebut Plt Sekretaris Balitbang Muhammad Yusuf Syah, anggota DPRD Kutim sekaligus ketua forum RT Kutim Basti Sanggalani, akademisi Universitas Mulawarman, perwakilan beberapa OPD terkait serta perwakilan beberapa RT.(*)