banner 728x250 banner 728x250

Anggota DPRD Kutim Jimmy, Tekan Pengelolaan APBD Tahun 2023

Kutai Timur- Setelah menggelar Rapat Badan Anggaran (Banggar). yang dilaksanakan di Ruang Hearing, Kantor DPRD, Bukit Pelangi, Sangatta, Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Pada, Senin (5/6).

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutim Jimmy, menekankan mengenai pengelolaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2023 mesti segera dijalankan.

Pasalnya, sudah memasuki pertengahan tahun, kegiatan belum ada yang tampak sama sekali. Berdasarkan hal tersebut, ia meminta agar pelaksanaan APBD secepatnya dilaksanakan jangan sampai terlambat.

“Jadi tadi membahas kapan pelaksanaan APBD 2023, secepatnya jangan sampai lambat, seperti tahun kemarin. Karena ini sudah pertengahan tahun tetapi kegiatan belum ada kepastian, jalannya kapan,” pintanya.

Dalam wawancara tersebut, ia juga mengungkapkan setelah pihaknya mengecek dan melihat terkait penyerapan anggaran, ternyata masih dalam tahap seputar Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) dinas. Sementara, anggota DPRD komisi C itu, menginginkan kegiatan fisik seharusnya sudah ada yang tampak dilapangan.

“Jadi masyarakat juga bisa melihat bahwa ini loh kinerja pemerintah yang direncanakan, kita sudah meminta untuk segera dan cepat untuk di eksekusi,” ungkapnya.

Ia juga menyebutkan, persoalan kendala kenapa kemudian belum terlaksana, sebenarnya tidak ada, hanya saja menurut pengakuan dari dinas-dinas terkait, perencanaan mengenai projects multiyears masih dalam tahap proses.

“Tidak ada masalah sih, hanya mungkin kesiapan dinas saja, yang mereka masih kegiatannya seputaran perjalanan dinas, bimtek atau apa diluar daerah, itu yang mereka prioritaskan dulu ketimbang fisik. Karena mungkin kalau fisik sudah berjalan, mereka ngga bisa lagi melakukan perjalan dinas keluar, mungkin itu pertimbangan ya,” ujarnya.

Disamping itu tambahnya, kalau multiyears ini berlanjut sampai 2024, sementara kegiatan lainnya itu tidak boleh melewati awal tahun. Makanya secepatnya apbd perubahan harus sudah tampak agar bisa diketahui berapa nilai dan besaranya.

“Nah ini yang perlu kita kejar, nilainya. Supaya bisa lebih. Tetapi kalau mereka lambat juga melakukan itu tentu apbd perubahan lambat juga pembahasannya, karena belum ada kepastian berapa sih kelibahan Silva, seperti itu,” terangya.(ADV)