banner 728x250 banner 728x250

Anggota DPRD Kutim Arfan Minta Kerja Sama Seluruh Pihak Khususnya Orang Tua Terkait Kasus HIV/AIDS di Kutim

SANGATTA, pelitapost.com – Terkait 821 kasus HIV/AIDS di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) berdasarkan data dari Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD). Jumlah yang sangat fantastis dan sangat memprihatinkan mengundang sejumlah pihak terkait angkat bicara.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua II DPRD Kutim, Arfan meminta dinas terkait seperti Dinas Kesehatan (Dinkes) dan lainnya untuk memperhatikan persoalan ini.

“Kita minta pada dinas terkait untuk bersungguh-sungguh menyampaikan pada pemerintah, pada bupati khususnya, agar ada langkah yang diambil,” ucapnya.

Sebab menurutnya, hal ini merupakan tanggung jawab semua pihak. Tentunya bukan penyakit yang sehari atau dua hari bisa sembuh.

Oleh karenanya, pencegahan harus dilakukan secara dini, atau dimulai dari keluarga. Selain itu, sosialisasi juga dianggap penting untuk kalangan remaja, termasuk penguatan pendidikan dan sosialisasi tentang dampak pergaulan bebas.

“Terutama pada anak-anak remaja kita yang ada di Kabupaten Kutim. Jadi saya kira ini perlu disampaikan pada pemerintah dan kami sebagai anggota dewan,” imbuhnya.

Data ini harus menjadi acuan dalam pengambilan tindakan. Kesadaran harus muncul mulai dari orang tua yang harus memberikan edukasi pada anaknya.

Tak jarang, orang tua justru malu dan menganggap penyakit tersebut sebagai aib, padahal tidak ada anak atau orang yang menginginkan penyakit tersebut.

“Ya mohon maaf ini kan bukan aib, tapi ini kan sebuah penyakit yang harus kita cegah bersama. Jadi paling tidak ini ada kekompakan (kerja sama) untuk mencegah maupun menanggulangi ini,” ungkapnya. (*)